BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE "DAILY INFO", SELAMAT MEMBACA SEMOGA BERMANFAAT

Warga Tombang Mudiak & Tombang Hilir Sinuruik Mohon Perhatian Pemerintah: Jalan Rawan Longsor, Sejumlah Jembatan Belum Dibangun


Pasaman Barat, DAILY INFO — Menyusul aspirasi yang disampaikan masyarakat, Kabiro DAILY INFO langsung turun ke lapangan pada hari sabtu 22 Agustus 2026, melakukan pengecekan dan pemantauan langsung di Jorong Tombang Mudiak dan Tombang Hilir, wilayah Jorong Tombang, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Hasil pantauan di lokasi membuktikan bahwa seluruh keluhan yang disampaikan warga adalah benar adanya.

 

Di lokasi, Kabiro DAILY INFO bertemu dan berbincang dengan sejumlah warga setempat yang secara langsung menjelaskan kondisi infrastruktur di kampung mereka. Meskipun sebagian badan jalan telah diaspal, dan dirabat beton, warga mengungkapkan bahwa sebagian besar kondisi jalan justru sangat sulit dilalui. Permukaan jalan dipenuhi dengan batuan besar dan kecil yang berserakan di sepanjang ruas jalan, sehingga menyulitkan setiap kendaraan maupun warga yang berjalan kaki melintasnya.

 

Tidak hanya itu, terdapat satu aliran sungai besar yang hingga kini tidak memiliki jembatan penghubung. Setiap kendaraan yang hendak melintas harus turun langsung masuk ke dalam aliran sungai untuk bisa menyeberang. Kondisi ini menjadi sangat berisiko dan menyulitkan, terutama saat musim hujan tiba — air sungai meluap deras sehingga kendaraan tidak berani menyeberang. Warga pun terpaksa berhenti dan menunggu berjam-jam di tepi sungai hingga air surut agar bisa melanjutkan perjalanan.

 


Selain masalah sungai tanpa jembatan, masyarakat juga menyampaikan masih terdapat empat hingga lima titik jembatan kecil dan penghubung lainnya yang belum pernah dibangun sama sekali.

Secara geografis, kawasan Tombang merupakan wilayah yang terisolir, berbukit, dan tanahnya labil, sehingga sangat rawan terjadi longsor setiap kali curah hujan tinggi.

Tanpa adanya jembatan penyangga dan saluran air yang memadai, jalan yang sudah diaspal pun tetap terancam rusak kembali oleh gerusan air dan tanah yang longsor.

 

"Kami memohon dengan segala kerendahan hati, kiranya pemerintah dapat memperhatikan nasib kampung kami sebagaimana kampung-kampung lain di wilayah Pasaman Barat pada umumnya. Jalan kami memang sudah ada yang diaspal, namun sebagian besar kondisinya rusak parah, penuh berbatuan besar dan kecil sehingga sulit dilalui.


Ada satu sungai besar yang belum ada jembatannya — setiap mobil harus masuk ke dalam sungai untuk menyeberang. Kalau hujan turun, kami terpaksa berhenti di tepi sungai, menunggu air surut.

Belum lagi empat sampai lima titik jembatan lain yang belum pernah dibangun sama sekali," ungkap salah seorang warga setempat saat berbincang dengan Kabiro DAILY INFO di lokasi.

 

Selain penanganan kerusakan jalan, pembangunan jembatan, dan pengendalian risiko longsor, masyarakat Tombang juga menyampaikan harapan besar agar fasilitas  internet adalah menghubungkan jutaan perangkat di seluruh dunia untuk memudahkan komunikasi, mencari dan membagikan informasi, mendukung transaksi bisnis, serta menyediakan sarana hiburan secara cepat tanpa batas jarak.

 

Warga menyadari keterbatasan yang ada, namun berharap aspirasi ini dapat didengar dan menjadi perhatian prioritas dalam program pembangunan pemerintah daerah ke depan.

Warga ingin merasakan pemerataan pembangunan — jalan yang aman dan nyaman dilalui, jembatan yang layak dibangun di setiap titik rawan, bebas dari ancaman longsor, serta penerangan yang memadai agar kehidupan masyarakat berjalan lebih tenang dan sejahtera.



 

Editor: Dedi effendi

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.dailyinfo.top, Terima kasih telah berkunjung, selamat membaca, tertanda Pemimpin Redaksi: Fitrya Sari