BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE "DAILY INFO", SELAMAT MEMBACA SEMOGA BERMANFAAT

Jalan Lintas Simpang Ampek-Talu Terancam Putus Total, Warga Desak Pembatasan Truk Yang Bermuatan Berat


PASAMAN BARAT, DAILY INFO – Akses jalan lintas provinsi yang menghubungkan Simpang Ampek menuju Talu di Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, kini berada dalam kondisi kritis dan terancam putus total. Kerusakan parah di titik Polong Enam, Jorong Perhimpunan, Nagari Talu, kian hari kian mengkhawatirkan hingga menyulitkan kendaraan yang melintas.


Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (25/7/2026), badan jalan strategis yang menghubungkan Kabupaten Pasaman Barat dengan Kabupaten Pasaman tersebut terus terkikis oleh hantaman air hujan dan luapan Sungai Pasanggiangan yang kian membesar. Saat ini, struktur aspal yang tersisa diperkirakan hanya tinggal setengah badan jalan dan rawan amblas susulan.


"Jika dibiarkan tanpa penanganan cepat, jalan ini dipastikan putus total. Hal ini tidak hanya mematikan urat nadi transportasi antarkabupaten, tetapi juga bertaruh nyawa bagi pengendara yang nekat melintas," ujar salah seorang pengendara di lokasi.


Kekhawatiran serupa dirasakan mendalam oleh warga setempat. Mereka takut wilayahnya terisolasi total, terkurung, hingga kesulitan mendapatkan pasokan bahan pokok (sembako) dan bantuan medis jika akses satu-satunya ini runtuh. Kerusakan struktural ini dipicu oleh bencana alam beberapa bulan lalu dan diperparah oleh lemahnya pengawasan tonase kendaraan.


Warga melaporkan, setiap malamnya terdapat sekitar 15 hingga 20 unit truk bermuatan berat—seperti truk pengangkut kelapa sawit—yang melebihi kapasitas 6 ton tetap bebas melintasi area retakan tebing tersebut. Kondisi ini diperparah oleh minimnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) serta ketiadaan pagar pengaman di sepanjang titik rawan longsor.


Merespons ancaman tersebut, masyarakat mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera turun tangan secara sinergis demi menjaga ketertiban jalur sebelum perbaikan permanen dari pemerintah provinsi diturunkan:


1.Kepolisian (Polri): Diharapkan segera melakukan pengamanan lokasi, memberlakukan sistem lalu lintas buka-tutup, memasang garis polisi (police line) atau rambu bahaya, serta menindak tegas kendaraan yang melanggar batas muatan.


2.TNI: Diharapkan bersiap siaga mengerahkan personel—termasuk Satuan Zeni jika diperlukan—untuk membantu mitigasi darurat, memperkuat tebing jalan yang rapuh, atau membangun jembatan darurat apabila jalur runtuh.


3.Dinas Perhubungan (Dishub) & Bidang LLAJ Pasaman Barat: Didesak segera melakukan rekayasa lalu lintas, memasang pembatas jalan, melakukan uji kelaikan, serta memasang penerangan jalan darurat demi keselamatan jiwa pengguna jalan.


Masyarakat meminta dengan tegas agar truk sawit bermuatan di atas 6 ton dilarang melintas untuk sementara waktu dan dialihkan ke jalur alternatif guna mencegah kerusakan yang lebih fatal. Jalur ini merupakan akses vital penghubung Simpang Ampek hingga Panti Lubuk Sikaping yang tidak boleh dibiarkan terputus.


Penulis: Dedi effendi

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.dailyinfo.top, Terima kasih telah berkunjung, selamat membaca, tertanda Pemimpin Redaksi: Fitrya Sari