Pasaman Barat, DAILY INFO - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendorong penguatan kapasitas Dharma Wanita Persatuan (DWP) melalui pembekalan public speaking dan keprotokoleran. Pembekalan tersebut dilaksanakan dalam pertemuan rutin DWP Kabupaten Pasaman Barat yang digelar di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Rabu (19/8).
Pertemuan dibuka Penasihat DWP Kabupaten Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Ny. Gusmalini, dan Ketua DWP Kabupaten Pasaman Barat Ny. Erisa Doddy San Ismail. Kegiatan diikuti ketua dan anggota DWP unit perangkat daerah serta kecamatan se-Kabupaten Pasaman Barat.
Penasihat DWP Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto menegaskan, peran istri Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya di lingkup keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung kinerja, integritas, dan pelayanan publik.
"Dukungan moral, keharmonisan rumah tangga, dan keaktifan anggota DWP dalam organisasi menjadi fondasi penting bagi keberhasilan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat," ujarnya.
Ia mengajak seluruh anggota DWP membangun komunikasi yang baik dalam keluarga dan menjadi pengingat bagi suami agar tetap fokus menjalankan tugas serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
"Kesuksesan seorang suami ada di tangan istri. Mari kita jaga kerukunan rumah tangga agar suami dapat bertugas dengan tenang, fokus, dan berdedikasi," katanya.
Pada kesempatan itu, pembekalan public speaking dan keprotokoleran disampaikan oleh Master of Ceremony (MC) Ezza Maysticha. Materi difokuskan pada peningkatan kemampuan anggota dalam memandu acara resmi, berkomunikasi di depan publik, serta memahami tata cara keprotokoleran.
Ny. Sifrowati Yulianto meminta agar materi yang diperoleh tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diterapkan di unit masing-masing.
"Perhatikan baik-baik materi yang diberikan dan praktikkan di tempat tugas masing-masing agar ilmu ini benar-benar bermanfaat," pesannya.
Selain penguatan kapasitas organisasi, Ny. Sifrowati juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam pengasuhan anak di era digital. Ia mengingatkan para ibu untuk aktif mengawasi penggunaan media sosial, pergaulan, dan perkembangan anak agar terhindar dari hoaks, kejahatan siber, serta kekerasan dan asusila.
"Anak-anak kita membutuhkan perhatian ekstra di rumah. Keluarga harus menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter anak yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Pasaman Barat Ny. Erisa Doddy San Ismail menekankan pentingnya kesiapan anggota DWP dalam mendukung agenda organisasi. Menurutnya, anggota DWP harus memiliki kemampuan praktis dan siap ditugaskan kapan pun dibutuhkan.
"Sebagai istri ASN, kita harus siap tampil kapan pun. Mulai dari menjadi MC, panitia, hingga memahami public speaking dan aturan keprotokoleran. Tidak ada kata tidak untuk mendukung agenda organisasi," ujarnya.
Ny. Erisa juga menyoroti kedisiplinan kehadiran anggota. Dari target 90 peserta, pertemuan tersebut dihadiri sekitar 60 orang. Ia menegaskan bahwa pertemuan rutin yang hanya dilaksanakan dua bulan sekali harus dimanfaatkan secara optimal.
"Kami akan bersurat kepada Penasihat DWP Kabupaten, Bapak Sekretaris Daerah, untuk memanggil kepala unit atau suami anggota yang tidak hadir tanpa keterangan," tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh unit perangkat daerah dan kecamatan tertib melaporkan kegiatan melalui aplikasi E-Reporting DWP secara berjenjang dari tingkat unit dan kecamatan ke kabupaten.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris DPPKBP3A Dewi Indriani Djusair yang menilai materi pembekalan relevan untuk meningkatkan kemampuan anggota, baik dalam mendukung kegiatan kedinasan maupun saat berinteraksi di tengah masyarakat.
Pada akhir pertemuan, Ny. Erisa menyampaikan agenda DWP bulan berikutnya berupa senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan puskesmas.
"Semoga seluruh anggota DWP terus menjadi teladan di lingkungan kerja dan masyarakat serta menjaga kekompakan demi kemajuan Kabupaten Pasaman Barat," tutupnya.
Editor: Dedi effendi


0 Komentar