PADANG — SMP Negeri 21 Padang menggelar rapat pertemuan bersama perangkat parenting kelas VII, VIII, dan IX dalam rangka mempererat silaturahmi antara pihak sekolah dengan wali murid sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang baik. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kelas SMPN 21 Padang, Sabtu (15/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi pihak sekolah, komite, dan orang tua siswa untuk menyampaikan berbagai program serta arah pengembangan pendidikan di SMPN 21 Padang. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua dinilai penting untuk mendukung keberhasilan proses belajar mengajar sekaligus membentuk peserta didik yang berkarakter, berilmu pengetahuan, berintegritas, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
Kepala SMPN 21 Padang, Rahmadina, M.Pd., dalam paparannya menyampaikan sejumlah program unggulan yang tengah dikembangkan sekolah. Di antaranya penerapan kelas digital dan bilingual, metode pembelajaran yang menginspirasi, serta peningkatan kemampuan berbahasa Inggris.
Menurutnya, peningkatan kompetensi guru juga menjadi perhatian penting. Para guru didorong untuk terus belajar memanfaatkan teknologi digital sekaligus meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris sehingga proses pembelajaran dapat semakin adaptif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Selain penguatan akademik, SMPN 21 Padang juga berupaya membangun ekosistem sekolah yang sehat dan berbudaya. Program tersebut diwujudkan melalui pengembangan kantin sehat, imbauan kepada siswa untuk membawa tumbler, serta upaya mengurangi penggunaan sampah plastik di lingkungan sekolah.
Di bidang literasi, sebanyak 61 guru SMPN 21 Padang disebut telah menghasilkan buku sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya literasi dan kreativitas tenaga pendidik.
Sekolah juga mencanangkan gerakan menanam 1.000 tanaman lidah buaya sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan serta upaya menciptakan suasana sekolah yang hijau, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Sementara itu, Ketua Komite SMPN 21 Padang, Surya Jufri, S.Sos., menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar, tetapi juga membutuhkan dukungan sarana dan prasarana serta partisipasi orang tua siswa.
Dalam paparannya, Surya Jufri juga menyampaikan pertanggungjawaban atas berbagai program yang telah dilakukan selama masa kepengurusan komite. Ia menyebut sejumlah pembangunan dan peningkatan fasilitas sekolah yang telah didukung melalui kolaborasi berbagai pihak.
Beberapa di antaranya pemasangan pagar sekolah, pembangunan pos sekuriti, pembuatan ruang kelas atau lokal, pengadaan sekitar 300 unit komputer, serta pemasangan kanopi di area lapangan dan tempat parkir.
Ia menegaskan, partisipasi orang tua murid menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung kemajuan sekolah.
"Kita berharap kolaborasi antara sekolah, komite dan orang tua terus terjalin dengan baik, sehingga seluruh program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dapat berjalan secara optimal," ujarnya dalam pertemuan tersebut.
Dalam konsep Arsitektur Keunggulan SMPN 21 Padang, sekolah menempatkan sejumlah nilai sebagai bintang pemandu dalam membentuk karakter peserta didik. Nilai tersebut meliputi bertakwa, berprestasi, berteknologi, berakhlak, berbudaya, serta peduli terhadap lingkungan.
Konsep tersebut kemudian diarahkan pada tiga fokus utama, yakni karakter dan spiritualitas, akademik dan pengembangan diri, serta lingkungan holistik.
Pada aspek karakter dan spiritualitas, sekolah menitikberatkan pada penguatan ibadah dan akhlak mulia. Sementara bidang akademik dan pengembangan diri diarahkan melalui pembelajaran inovatif serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Adapun lingkungan holistik diwujudkan melalui penciptaan ruang belajar yang berbudaya, bersih, aman, dan sehat.
Melalui pertemuan bersama wali murid tersebut, SMPN 21 Padang berharap terbangun komunikasi dan kerja sama yang semakin kuat antara sekolah dan keluarga. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepedulian lingkungan, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
(**Fit S)



0 Komentar