BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE "DAILY INFO", SELAMAT MEMBACA SEMOGA BERMANFAAT

Menjaga Alam, Merawat Warga: Demokrat Padang Panjang Tanam Pohon dan Gelar Pengobatan Gratis


PADANG PANJANG — Dari kawasan yang pernah diterjang galodo, DPC Partai Demokrat Kota Padang Panjang memilih menanam harapan. Menyambut Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat, kader dan pengurus partai menanam 50 batang pohon di kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Sumatera Barat, Jumat (7/8).


Kegiatan bertajuk Gerakan Langit Biru itu tidak berhenti pada aksi penghijauan. Pada hari yang sama, Demokrat juga menggelar pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat umum di tempat praktik dr. Mawardi, Kelurahan Guguak Malintang, Kota Padang Panjang.


Dua kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat yang diperingati pada 9 September 2026.



Pesannya sederhana: menjaga lingkungan sekaligus hadir di tengah kebutuhan masyarakat.

Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, yang menghadiri kegiatan penanaman pohon, mengatakan kepedulian terhadap alam harus menjadi gerakan bersama.



Menurut dia, kegiatan yang dilakukan Demokrat dapat menjadi contoh bahwa menjaga lingkungan bukan semata tanggung jawab pemerintah.



“Semoga kegiatan yang dilaksanakan Partai Demokrat ini menjadi contoh bahwa lingkungan harus dijaga, alam harus dijaga, dan semoga tidak ada lagi bencana ke depannya,” ujar Allex.



Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-25 Partai Demokrat. Allex mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berkolaborasi menjaga alam dan lingkungan.



Bagi Padang Panjang, pesan itu memiliki konteks yang kuat. Kawasan tempat penanaman berada di wilayah yang pernah terdampak galodo.



Pepohonan yang ditanam hari itu diharapkan bukan sekadar penanda kegiatan politik, melainkan bagian dari ikhtiar merawat lingkungan untuk masa depan.



Ketua DPC Partai Demokrat Kota Padang Panjang Fakhrudi, ST., Dt. Panduko Rajo, mengatakan Gerakan Langit Biru dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap lingkungan dan menjadi bagian dari kegiatan yang dilakukan secara serentak di Indonesia dalam menyambut HUT Demokrat.



“Kami menanam sebanyak 50 batang pohon sekaligus melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat umum,” kata Fakhrudi.



Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan upaya mendekatkan partai dengan masyarakat melalui aksi yang memiliki manfaat langsung. Ia berharap Partai Demokrat terus mendapat tempat di hati masyarakat.



“Semoga Partai Demokrat selalu dicintai masyarakat,” ujarnya.



Anggota DPRD Kota Padang Panjang dari Partai Demokrat Puji Hastuti, A.Md., mengatakan penanaman pohon dan pelayanan kesehatan merupakan dua bentuk gerakan kemasyarakatan yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama: memberikan manfaat kepada masyarakat.



Penanaman pohon, kata Puji, menjadi pengingat agar masyarakat tidak hanya memanfaatkan alam, tetapi juga ikut merawatnya.



“Selain penanaman pohon untuk penghijauan dan pengobatan gratis, kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mencintai lingkungan dan alam,” katanya.



Sementara anggota DPRD Kota Padang Panjang Drs. Nasrul Efendi berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.



Ia berharap aksi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan memperingati ulang tahun partai.

“Semoga kegiatan yang dilakukan Partai Demokrat hari ini bermanfaat untuk alam serta lingkungan dan bisa dinikmati anak cucu kelak,” ujarnya.



Selain penanaman pohon, pelayanan kesehatan di tempat praktik dr. Mawardi, Kelurahan Guguak Malintang, menjadi ruang lain bagi Demokrat untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.


Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan diberikan secara gratis kepada masyarakat umum.



Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Padang Panjang Barat, Lurah Silaiang Bawah, kader dan jajaran Partai Demokrat, serta masyarakat.



Di satu sisi, ada bibit pohon yang baru ditanam di tanah bekas jejak bencana. Di sisi lain, ada warga yang datang memeriksakan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya pelayanan.



Dua kegiatan itu bertemu pada satu gagasan: merawat yang hidup, baik alam maupun manusia.

Gerakan Langit Biru akhirnya bukan hanya tentang 50 batang pohon. Ia menjadi pesan bahwa menjaga lingkungan membutuhkan waktu yang panjang—seperti merawat pohon yang baru ditanam hari ini agar kelak menjadi teduh bagi generasi yang belum hadir. (HD)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.dailyinfo.top, Terima kasih telah berkunjung, selamat membaca, tertanda Pemimpin Redaksi: Fitrya Sari