TNI AL-Puspenerbal (19/4/2016)Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) mengirimkan tiga delegasi terbaiknya yaitu Letkol Laut (P) Bani Safangat, Letkol Laut (P) Candra Tri, dan Lettu Laut (P/W) Rineke Avi, ke Turkish Airforce Base, Ankara, untuk menjalani pelatihan simulator tingkat lanjut di Havelsan Training Service. Fokus utama dari misi strategis pada 4–11 April 2026 ini adalah memperkuat kualifikasi internasional personel Wing Udara 2 dalam menguasai prosedur darurat ekstrem pada platform CN235, sebuah alutsista krusial yang menuntut kesiapan teknis dan psikologis tingkat tinggi di atas medan maritim.
Pelatihan ini melibatkan skenario high-risk yang mustahil dipraktikkan pada pesawat asli, mulai dari Two Engine Fail in Flight yang memaksa pilot mengelola gliding ratio tanpa daya dorong, hingga penanganan Hydraulic Fail dan pendaratan dalam kondisi Cross Wind 20 Knots. Penguasaan materi teknis seperti Engine Flame Out After Take Off di fasilitas Level D Havelsan ini dirancang untuk mempertajam muscle memory para penerbang, sehingga setiap anomali aerodinamika dapat diatasi dengan tenang, presisi, dan terukur demi menjamin keselamatan personel serta material.
Komandan Puspenerbal, Laksda TNI Bayu Alisyahbana, bersama Danwing Udara 2, Kolonel Laut (P) Oscar Johanes Novie, menegaskan bahwa investasi pada kompetensi manusia adalah pilar utama kekuatan udara maritim yang modern. Sekembalinya ke tanah air, ilmu dari Ankara ini diinstruksikan untuk segera diintegrasikan ke dalam SOP skuadron guna menciptakan standar profesionalisme baru. Langkah ini mempertegas komitmen Puspenerbal dalam mentransformasi kekuatan yang tidak hanya unggul dalam operasional normal, namun juga tangguh dan andal dalam menghadapi situasi krisis di cakrawala nusantara.

0 Komentar