BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE "DAILY INFO", SELAMAT MEMBACA SEMOGA BERMANFAAT

PETI Talampuang Solsel Jadi Sorotan, Kapolda: Jika Oknum Terbukti Akan Diperiksa dan Disanksi

 

SOLOK SELATAN – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polres Solok Selatan kembali menjadi sorotan. Salah satu lokasi yang diinformasikan masih terdapat aktivitas penambangan berada di kawasan Talampuang, Jorong Sapan Salak, Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Informasi yang diterima tim menyebutkan, aktivitas PETI di kawasan tersebut diduga masih berlangsung. Bahkan, muncul dugaan bahwa aktivitas penambangan itu belum tersentuh penertiban aparat penegak hukum.

Lebih jauh, terdapat informasi dari sumber di lapangan yang menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas PETI tersebut. Sejumlah nama dan jabatan bahkan disebut-sebut mengetahui keberadaan aktivitas penambangan di lokasi itu.

Namun, informasi mengenai dugaan keterlibatan aparat tersebut masih sebatas laporan dan tudingan yang perlu diverifikasi serta dibuktikan melalui proses pemeriksaan oleh institusi yang berwenang.

Informasi mengenai keberadaan PETI di Talampuang tersebut kemudian disampaikan kepada Kapolda Sumatera Barat dan Kapolri melalui pesan WhatsApp. Dalam laporan tersebut, tim turut menyampaikan titik lokasi serta video yang disebut memperlihatkan aktivitas penambangan.

Menanggapi informasi tersebut, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya telah melakukan penertiban aktivitas PETI di wilayah Solok Selatan.

Namun, penertiban yang dilakukan disebut berlangsung di lokasi lain, bukan di kawasan Talampuang sebagaimana lokasi yang dilaporkan kepada Kapolda dan Kapolri.

Kapolda juga meminta agar informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum kepolisian disampaikan secara langsung kepadanya. Ia menegaskan akan memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pemeriksaan apabila terdapat laporan yang dapat ditindaklanjuti.

“Terima kasih infonya. Langsung infokan kepada saya siapa oknum Polda yang Bapak duga bermain PETI. Akan segera saya perintahkan Propam untuk memeriksa yang bersangkutan. Jika betul terbukti akan saya pindahkan dan berikan sanksi,” ujar Djati.

Kapolda menegaskan bahwa dirinya tidak memberikan ruang negosiasi bagi pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas PETI.

“Komitmen saya tidak main-main. Sudah saya tekankan bahwa tidak ada ruang negosiasi untuk mafia PETI bagi saya, agar jajaran saya juga tidak terlibat PETI,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa apabila dugaan keterlibatan tersebut berkaitan dengan personel TNI, informasi dapat disampaikan kepada Pangdam untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme dan kewenangan yang berlaku.

“Kalau yang bermain dari TNI, silakan infokan ke Pangdam, karena bukan kewenangan saya menindak mereka. Ada yang punya kewenangan, yaitu POM TNI,” pungkasnya.

Sementara itu, keberadaan aktivitas PETI di Talampuang masih memerlukan verifikasi lapangan dan penjelasan dari pihak-pihak terkait. Publik juga menunggu tindak lanjut aparat penegak hukum terhadap informasi yang telah disampaikan, termasuk memastikan apakah aktivitas penambangan di lokasi tersebut masih berlangsung dan apakah terdapat pihak tertentu yang membekingi kegiatan tersebut.

(Tim)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.dailyinfo.top, Terima kasih telah berkunjung, selamat membaca, tertanda Pemimpin Redaksi: Fitrya Sari