PADANG — Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Sumatera Barat diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan edukasi masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut dipimpin langsung Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.
Sejumlah kegiatan digelar dalam momentum tersebut, mulai dari penyaluran bantuan sosial, bakti kesehatan donor darah hingga Lomba Polisi Cilik (Pocil) bagi pelajar tingkat sekolah dasar se-Sumatera Barat.
Pada kegiatan bantuan sosial, jajaran Ditlantas Polda Sumbar membagikan paket sembako kepada sejumlah kelompok masyarakat, di antaranya pengemudi ojek online (Ojol), ojek pangkalan, petugas kebersihan jalan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), korban kecelakaan lalu lintas serta warga kurang mampu di Kota Padang.
Selain itu, kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah juga digelar sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Aksi donor darah tersebut berlangsung di Ruang Hoegeng Lantai IV Mapolda Sumbar dengan tujuan membantu memenuhi ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, kegiatan rutin tahunan yang juga menjadi bagian dari peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 adalah Lomba Polisi Cilik (Pocil). Kegiatan berupa lomba ketangkasan dan kedisiplinan baris-berbaris tersebut diikuti pelajar tingkat sekolah dasar se-Sumatera Barat dan dilaksanakan di Transmart Padang, Rabu (16/9/2026).
Edukasi Keselamatan Dimulai Sejak Dini
Dalam wawancara dengan awak media Ratuprabunews melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/9/2026), Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menjelaskan bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas terus dioptimalkan, khususnya kepada generasi muda.
Menurutnya, kegiatan seperti Lomba Polisi Cilik menjadi salah satu sarana untuk menanamkan kedisiplinan dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
“Secara intensif kami laksanakan program Polsanak, Police Goes to School, Police Goes to Campus,” ujarnya.
Selain program tersebut, Ditlantas Polda Sumbar juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama untuk mendorong integrasi pendidikan berlalu lintas ke dalam kurikulum pembelajaran di sekolah dan madrasah.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi pengetahuan sesaat, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kedepankan Pendekatan Humanis
Dalam menjalankan tugas di jalan raya, Kombes Reza mengatakan pihaknya berkomitmen mempertahankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Komitmen tersebut, menurutnya, diwujudkan melalui slogan “Polantas Sumbar Rancak Bana”.
“Nawaitu atau niatkan tugas sebagai amal ibadah untuk bekal menghadap-Nya,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa tugas kepolisian lalu lintas bukan hanya berkaitan dengan penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.
Kesadaran Masyarakat Jadi Tantangan
Saat ditanya mengenai tantangan dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Sumatera Barat, Dirlantas Polda Sumbar menyebut kesadaran masyarakat untuk disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas masih menjadi hal yang terus perlu diperkuat.
Karena itu, jajaran Ditlantas Polda Sumbar akan terus melakukan edukasi dan menggugah kesadaran masyarakat agar mengutamakan keamanan serta keselamatan ketika berada di jalan raya.
“Kami tidak henti dan kenal lelah untuk selalu mengedukasi serta menggugah kesadaran masyarakat agar selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas,” katanya.
Menutup pesannya, Kombes Reza mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki kesadaran berlalu lintas yang dimulai dari diri sendiri.
“Jadilah polantas bagi diri sendiri. Jaga diri sendiri agar tidak menjadi korban lalu lintas serta pelaku pelanggaran aturan lalu lintas.”
Pesan tersebut menjadi bagian dari semangat peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Sumatera Barat, yakni membangun budaya keselamatan melalui edukasi, pelayanan humanis, kepedulian sosial dan keterlibatan masyarakat.

0 Komentar