BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE "DAILY INFO", SELAMAT MEMBACA SEMOGA BERMANFAAT

Berita Duka. Petani Hilang Ditemukan Meninggal Dunia, Tim Gabungan Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem


Kajai, Pasaman Barat, DAILY INFO - Kabar duka menyelimuti warga Banir Tambuk, Jorong Limpato, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat. Seorang petani bernama  Y,W (49 tahun) yang dilaporkan hilang sejak Sabtu pagi, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu sore (26/7/2026).


Sebelum ditemukan, kabar hilangnya korban sempat beredar luas dan diinformasikan secara masif melalui berbagai grup WhatsApp warga serta jejaring media sosial. Unggahan tersebut memuat foto dan identitas korban dengan harapan ada masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaannya. Informasasi digital ini sekaligus memicu respons cepat dari berbagai pihak untuk membantu pencarian.


Mendapat laporan resmi terkait kehilangan tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat. 

Tim yang terdiri dari Pos Basarnas Pasaman Barat, BPBD Kabupaten Pasaman Barat, TNI, Polri, KSB Nagari Kajai, serta puluhan warga sekitar segera melakukan pencarian menyeluruh di seluruh wilayah Kampung Limpato, Nagari Kajai.


Kepala Pos Basarnas Pasaman Barat, 

Novi Yurandi, menjelaskan kepada awak media bahwa pihak SAR mengerahkan sembilan personel dari Pos SAR Pasaman Barat. 

Tim tersebut berangkat menuju lokasi pada pukul 14.00 WIB untuk bergabung dengan posko tim gabungan di lapangan.



Berkat kerja sama yang erat antara tim evakuasi, relawan, dan warga masyarakat yang bergerak berdasarkan informasi di medsos, korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB. Jasad Y,W ditemukan berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kebun miliknya, tepat di pinggir aliran sungai batang tongar.


Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi menuju Puskesmas Kajai untuk penanganan medis lebih lanjut. 

Pihak berwenang kemudian menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.


Di akhir keterangannya, Novi Yurandi mengimbau kepada seluruh masyarakat wilayah Pasaman Barat, khususnya Kecamatan Talamau, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Mengingat saat ini intensitas curah hujan masih sangat tinggi, masyarakat disarankan untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Warga juga diminta menjauhi area dekat aliran sungai maupun tebing terjal guna menghindari risiko bencana yang tidak diinginkan.



Penulis: Dedi Effendi

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.dailyinfo.top, Terima kasih telah berkunjung, selamat membaca, tertanda Pemimpin Redaksi: Fitrya Sari