TNI AL-Puspenerbal (16/11/2025). Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Kupang sukses menggelar Kodaeral VII Archery Championship 2025 yang dipimpin Komandan Lanudal Kupang Letkol Laut (P) Erich Yuliontirta Wibawa CSPP selaku Ketua Panitia, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet panahan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka menghadapi PON XXII Tahun 2028 Nusa Tenggara (NTB–NTT).
Kegiatan yang digelar di Lapangan Mako Kodaeral VII Kupang ini dibuka Wakil Komandan Kodaeral VII Brigjen TNI (Mar) Nawawi serta dihadiri oleh Staf PB Perpani, Suheriyanto pada Sabtu (15/11/2025).
Staf PB Perpani Suheriyanto menegaskan pentingnya pembinaan berjenjang untuk meningkatkan kualitas atlet.
“Melalui kompetisi seperti ini, kita dapat melihat potensi atlet yang dapat dikembangkan secara lebih terarah menuju PON 2028,” ujarnya.
Brigjen TNI (Mar) Nawawi juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan Kodaeral VII Archery Championship 2025 merupakan bagian dari langkah strategis dalam membangun prestasi olahraga panahan di wilayah timur Indonesia melalui pembinaan yang terencana dan berkelanjutan.
Sebagai pelaksana, Lanudal Kupang memastikan seluruh aspek teknis dan non-teknis berjalan optimal melalui koordinasi intensif dengan penyelenggara dan Perpani.
Peran aktif Komandan Lanudal Kupang sebagai Ketua Panitia juga selaras dengan posisinya sebagai kandidat Ketua Perpani Provinsi NTT. Kehadiran Staf PB Perpani semakin memperkuat arah pembinaan panahan NTT menuju sistem pembinaan yang lebih terstruktur.
Kejuaraan ini mempertandingkan dua kelompok utama yaitu panahan modern (Barebow) dan panahan tradisional, dengan kategori U-15, U-21, Militer, Polri & Instansi, Eksebisi Pejabat, serta Kostum Favorit bagi peserta tradisional.
Total 122 peserta dari berbagai kabupaten/kota di NTT turut berpartisipasi dan dinilai oleh juri berpengalaman menggunakan standar nasional.
Dengan terselenggaranya Kodaeral VII Archery Championship 2025, Lanudal Kupang berharap dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang siap dibina lebih lanjut sebagai kekuatan kontingen NTT pada PON XXII Tahun 2028, sekaligus mendorong peningkatan pembinaan olahraga panahan di wilayah Nusa Tenggara.
Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan masyarakat pada dunia kemaritiman serta mendekatkan mereka dengan TNI AL melalui Kodaeral VII.

0 Komentar